Melirik Prospek IT di Indonesia

Mar 08, 2013 by

Perkembangan teknologi yang begitu pesat selama dua dekade terakhir, khususnya di Indonesia, juga diiringi dengan persaingan teknologi yang kian memanas antara perusahan-perusahaan nasional dan multinasional yang beroperasi di tanah air. Dengan jumlah penduduk sekitar 250 juta jiwa, Indonesia merupakan pangsa pasar yang besar dan menarik bagi implementasi dari perkembangan teknologi tersebut sekaligus merupakan pundi-pundi uang bagi perusahaan-perusahaan yang mendedikasikan diri mereka atas nama Teknologi.

Kata “Teknologi” tersebut kini kerap disandingkan dengan kata ICT atau Information Communication Technology. ICT merupakan terminologi yang digunakan untuk menjelaskan mengenai perangkat komunikasi, meliputi: radio, televisi, komputer, perangkat selular, satelit, dan lain sebagainya, termasuk aplikasi dan service yang digunakan melalui perangkat tersebut seperti videoconferencing dan pembelajaran jarak jauh.

Beberapa perusahaan asing di bidang ICT, khususnya perangkat selular, yang namanya kian melambung di Indonesia adalah Research in Motion (RIM) asal Kanada dengan perangkat Blackberry, Samsung asal Korea Selatan yang mengusung software Android, Apple asal Amerika Serikat yang baru-baru ini meluncurkan perangkat selular teranyar, iPhone 5, dan terakhir, Nokia asal Finlandia yang tengah berusaha bermain di segmen smartphone dengan mengusung software Windows. Mahalnya perangkat selular tersebut, khususnya pada segmen smartphone, tidak menyurutkan minat masyarakat Indonesia. Hal ini juga mengindikasikan bahwa selain jumlah populasi yang cukup besar, Indonesia juga memiliki penduduk dengan buying power yang tidak kalah besar.

Beberapa perusahaan asing di atas merupakan contoh kecil dari banyak perusahaan yang meraup untung dari perkembangan teknologi. Faktanya, semua perusahaan di Indonesia baik kecil maupun besar sedikit banyaknya menggunakan teknologi untuk menjamin kelancaran usaha mereka. Teknologi ini dapat berupa Management Information System (MIS) yang merupakan sistem komputer yang dirancang untuk memaksimalkan keputusan yang berdasarkan atas 3 hal: teknologi, orang (individu, group, dan organisasi), dan data. Implementasinya dapat ditemui melalui software Customer Relationship Management (CRM) pada hotel dan bank untuk mempermudah interaksi dengan konsumen dan track record penjualan, sistem Electronic Data Interchange (EDI) pada perusahaan retail sehingga mempermudah pemesanan barang ke vendor serta meminimalisasi penggunaan kertas, pemanfaatan Global Positioning System (GPS) pada perusahaan jasa transportasi, dan lain sebagainya.

Perkembangan dan adopsi teknologi informasi yang begitu cepat di Indonesia tentu tidak lepas dari kontribusi para jenius di bidang tersebut dan lulusan-lulusan perguruan tinggi yang berbekal ilmu IT. Menurut beberapa sumber, IT merupakan salah satu dari 10 pekerjaan dengan bayaran tertinggi di dunia, khususnya di Amerika Serikat – meskipun terminologi “Information System” lebih awam digunakan ketimbang IT (Information Technology).

Sayangnya, pemenuhan tenaga IT tersebut di sektor-sektor penting di Indonesia, masih jauh dari cukup, baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Konon ada sekitar 25 ribu lulusan IT yang dihasilkan setiap tahunnya oleh tidak kurang 200 Perguruan Tinggi (PT) di Indonesia, baik negeri maupun swasta.  Jumlah tersebut masih kalah jauh dengan 500 ribu permintaan terhadap tenaga IT oleh perusahaan setiap tahunnya. Melihat permintaan yang sangat besar terhadap tenaga IT tersebut, tentu mengambil studi di bidang IT menjadi salah satu strategi jitu.

Salah satu PT swasta terbaik di Indonesia, President University, membuka program jenjang S2 Master in Information Technology (MSIT). Program MSIT ini memiliki dua konsentrasi, yakni: Business Intelligence dan IT for Industry. Beberapa keunggulan dari mengikuti program tersebut, antara lain mahasiswa akan ditutor langsung oleh pakar dibidang IT lulusan PT top di luar negeri yang mengajar dalam dua bahasa (bahasa Inggris dan Indonesia). Setelah lulus, mahasiswa diharapkan dapat berkarir dengan baik di perusahaan multinasional dengan menggunakan pendekatan yang sistematis dan logis untuk menyelesaikan permasalahan IT di lingkungan kerja yang global dan dinamis, serta memberikan sumbangsih nyata bagi perkembangan IT di tanah air.

Artikel
No Responses to “Melirik Prospek IT di Indonesia”

Leave a Reply